Berita Menarik DI Dunia

Berita Menarik DI Dunia
Navigation

Di Anggap Terlalu Vulgar Game Final Fantasy XV Kena Sensor

Perkembangan games dari tahun ke tahun tidak bisa dilepaskan dari negara Jepang
Di Anggap Terlalu Vulgar Game Final Fantasy XV Kena Sensor

Perkembangan games dari tahun ke tahun tidak bisa dilepaskan dari negara Jepang sebagai salah satu negara pembuat games terbesar dan terbaik dalam sejarah game animasi. Saking besarnya industri game di sana, sehingga setiap tahunnya di Jepang memiliki agenda tahunan yakni Tokyo Game Show. Dan hal tersebut sudah berlangsung sejak tahun 1996. Di tahun 2016 ini sendiri, Tokyo Game Show diselenggarakan pada tanggal 17-18 september.

Jika Anda hadir pada acara Tokyo Game Show, Anda dapat mencoba beberapa games terbaru atau melihat trailer games yang belum dirilis. Dan salah satu yang menarik perhatian pada pada pergelaran Tokyo Game show ke-20 kemarin adalah trailer games Final Fantasy XV. Trailer yang hanya menayangkan selama 4 menit 33 detik tersebut berhasil membuat pengunjung terpesona dan semakin penasaran dengan keseruannya.

Trailer Final Fantasy XV menghadirkan visualiasi beberapa karakter dengan detail gameplay yang memukau. Dari video ini Anda juga dapat merasakan karakter-karakter yang emosional melalui adegan-adegan yang dimainkan oleh Summon, Ramuh, Titan, dan Leviathan.

Kehadiran Shiva sebagai summon wanita yang mempunyai kekuatan elemen es juga dapat Anda lihat dari trailer Final Fantasy XV. Summon sendiri merupakan sejenis makhluk magis yang dapat Anda jumpai di Final Fantasy. Ada 14 summon lain selain Shiva yakni Ifrit, Alexander, Adrammelech, Gilgamesh, Diablos, Odin, Bahamut, Anima, Yojimbo, Knight of The Round, Zalera, Leviathan, Eden, dan Phoenix.


Shiva memukau tidak hanya dengan kekuatannya, melainkan juga dengan kecantikannya. Hal ini nampaknya berusaha diperlihatkan melalui trailer Final Fantasy XV. Namun penampilan cantik Shiva dengan busana serba minim saat berterbangan melawan musuh ternyata justru membawa malapetaka karena banyak pihak yang menganggapnya terlalu vulgar.

Dan karena dianggap terlalu vulgar, hingga lembaga sensor di Tiongkok mengumumkan akan melakukan sensor terhadap video trailer tersebut. Meskipun demikian, lembaga sensor tersebut tidak akan menghapus shiva dari video secara keseluruhan. Mereka akan melakukan beberapa editing seperti mengubah warna kulit dan susunan pakaian yang dikenakan Shiva.

Dalam versi Tiongkok, Shiva akan mempunyai busana yang lebih sopan. Buah dada pada karakter ini akan ditutupi dua helai kain, berbeda dengan versi Jepang yang menutupi buah dada shiva hanya dengan sehelai kain tipis. Selain itu, kulit biru muda Shiva pada versi Jepang juga tidak akan nampak pada versi Tiongkok yang menampilkan warna biru metalik pada kulit Shiva.

Tindakan Tiongkok yang memilih melakukan sensor terhadap penampilan karakter shiva dilatarbelakangi peraturan ketat dalam hal sensor konten. Konten-konten dalam games harus terbebas dari unsur-unsur penyudutan keyakinan atau agama tertentu, seksual, kekerasan, dan obat-obatan terlarang.

Di negara-negara lain, Shiva tidak pernah menimbulkan kontroversi. Bahkan di Final Fantasy VIII dan X Shiva tampil tanpa mengenakan busana untuk menutupi tubuhnya. Shiva memanglah karakter Summon yang khas dengan penampilan seksi. Bagaimana dengan pendapat Anda?

Share

Kittykus

Tanggapan Anda ?