Berita Menarik DI Dunia

Berita Menarik DI Dunia
Navigation

6 Jenis Hubungan Percintaan Yang Mudah Berakhir


Banyak hal yang bisa menyebabkan hubungan percintaan kita putus atau berakhir. Semua itu terjadi karena perasaan kita sendiri yang sudah merasa tidak cocok atau pun ada sesuatu hal yang membuat diri kita Ilfeel dengan si dia. Dia pun berpikiran serupa dengan anda, bisa juga tatkala waktu dia merasakan kebosanan yang teramat sangat atas hubungan yang dijalin selama ini. Hal tersebut terjadi sebenarnya kurangnya rasa saling menyayangi antar pasangan, karena cinta mudah datang sehingga cinta itu pula akan mudah sekali pergi. Jadi salah satu hal yang terbaik dalam menjalin hubungan percintaan adalah adanya rasa saling mengerti dan saling memahami dan tentunya perasaan cinta kasih tulus adalah modal utama percintaan itu akan langgeng. Nah, berikut ini adalah 6 jenis percintaan yang mudah sekali untuk berakhir :



Hubungan Yang Berat Sebelah.
 Terkadang ada pasangan yang hanya perempuan atau laki-lakinyalah yang tergila-gila pada pasangannya sehingga terjadi ketidak seimbangan dalam hubungan. Dalam kondisi ini hanya salah satu dari pasangan tersebut yang perhatiannya tercurah secara berlebihan seperti sering menelepon, memberikan hadiah dan lain-lain. Sebenarnya dengan memberikan perhatian, tentu saja bukan sesuatu yang disalahkan, hanya saja ini harusnya berjalan dua arah. Hubungan yang sehat harus memiliki unsur equality atau persamaan. Hubungan ini dapat membuat pihak yang merasa menjadi objek cinta akan memanfaatkan subjeknya. Biasanya, hubungan ini pun didasarkan atas rasa kasihan atau alasan lain yang membuat hanya salah satu pihak saja yang begitu sangat mencintai pasangannya.

Hubungan Fantasi.
Bisa dikatakan hubungan ini adalah hubungan yang kita kenal dengan sebutan cinta lokasi. Dimana ada perempuan dan laki-laki yang bertemu dalam sebuah kesempatan tertentu. Misalkan, keduanya bertemu disebuah tempat wisata saat mereka tengah berlibur dan akhirnya saling menyukai. Namun hal ini disebut fantasi karena keduanya bertemu diluar rutinitas mereka dan terjebak dalam sebuah keadaan yang nyaman dan bersifat sementara. Begitu mereka harus kembali menekuni rutinitas “nyata” mereka, seolah-olah mereka dibangunkan dan saat itulah hubungan tersebut bisa berakhir.

Hubungan Pemberontakan.
Merupakan hubungan yang dimulai sebagai sebuah simbol pemberontakan terhadap keluarga atau orangtua. Misalkan, seorang anak memilih untuk menjalin hubungan dengan seseorang yang tidak disukai oleh ibunya karena menyimpan kemarahan terhadap orangtuanya tersebut. Padahal sang anak mungkin tidak merasa benar-benar cocok dengan pasangannya namun ia berusaha untuk bertahan untuk membuat orangtuanya merasa jengkel. Ini adalah salah satu hubungan yang ditemukan di masyarakat kita. Akhirnya hubungan yang tidak direstui ini pun seringkali berakhir dengan berbagai macam masalah dan kekecewaan.

Hubungan Patah Hati.
Hubungan ini biasanya dijalin setelah seseorang mengalami patah hati. Motivasinya bisa karena ingin mengalihkan perasaannya saja atau melampiaskan rasa sedih dan kekecewaannya saja atau malah berniat melakukan balas dendam karena hatinya telah terluka. Orang yang menjalani hubungan ini pun terkadang tidak menyadari motif dari jalinan hubungan tersebut. Sebenarnya kondisi ini bisa saja membawa subjek mengasihi kekasihnya dengan tulus namun memang pengalaman pahit dari masa lalunya itu masih membayangi. Jangan memaksakan diri untuk menjalin hubungan serius dengan orang yang baru patah hati. Sebaiknya Anda menunggu beberapa waktu hingga si dia benar-benar siap untuk kembali menjalin hubungan kembali.

Hubungan Fans.
Hubungan seperti ini adalah mereka yang menjalin hubungan dengan seseorang yang dianggap sebagai role model atau tokoh idolanya. Meskipun Anda mungkin akan merasa senang karena bisa memiliki seseorang yang sangat Anda puja, ini sebenarnya adalah merupakan awal dari hubungan yang tidak sehat. Seseorang yang sangat mengagumi pasangannya secara berlebihan akan memiliki ekspektasi atau harapan yang berlebihan dan memiliki gambaran kesempurnaan terhadap pasangannya. Namun perlu diingat bahwa no body’s perfect. Sang idola bisa membuat pasangannya kecewa dan ini bisa meretakkan hubungan secara perlahan atau bahkan hancur dalam seketika.

Hubungan Perselingkuhan.
Bagi sebagaian orang bahkan Anda, menjalin sebuah hubungan dengan seseorang yang telah memiliki pasangan mungkin memang adalah sesuatu yang menantang. Bisa jadi Anda memang menikmatinya tapi jangan Anda remehkan efek dari hubungan ini karena perasaan terluka, kepahitan, kebohongan dan tentu saja pengkhianatan. Orang yang pernah melibatkan diri dalam hubungan perselingkuhan cenderung akan mengulangi hal yang sama terhadap pasangan barunya. Ia yang merebut pasangan orang lain dapat dihantui oleh perasaan bersalah dan beresiko untuk menjadi “korban selanjutnya”. Oleh karena itu alangkah lebih baiknya bagi Anda untuk menghindari hubungan seperti ini karena berbahaya, salah dan tentunya akan sangat merugikan siapapun yang terlibat di dalamnya.

Itulah beberapa macam percintaan yang mungkin hanya bertahan sekejap (bahasa gaulnya sekarang tuh bunyinya : " ELO ... GUE ... END "), karena dengan mendapatkan cinta secara sekejap/instan tidak ada rasa kasih sayang secara penuh terhadap pasangan. Hindari hubungan secara demikian, carilah pasangan yang menurut anda benar-benar tuls menyayangi anda, niscaya hubungan itu akan bertahan hingga jejang pernikahan.


source
Share

Kittykus

Tanggapan Anda ?